Breaking News
Loading...

Strategi Syiah dalam Menyesatkan Umat Islam: Kenali dan Waspadai!

 Syiahindonesia.com - Syiah selalu berupaya menyesatkan umat Islam dengan berbagai cara. Mereka menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah ﷺ, serta menggunakan strategi licik untuk memperdaya kaum Muslimin.

Bagaimana strategi Syiah dalam menyesatkan umat Islam? Mengapa kita harus mewaspadai gerakan mereka? Artikel ini akan membongkar taktik taqiyah, infiltrasi, serta propaganda Syiah yang berbahaya bagi Islam dan kaum Muslimin.

1. Taqiyah: Kebohongan yang Dijadikan Akidah

Salah satu strategi utama Syiah dalam menyesatkan umat Islam adalah taqiyah. Taqiyah adalah ajaran yang memperbolehkan berbohong dan menyembunyikan keyakinan mereka jika dalam keadaan terancam.

Syiah menganggap taqiyah sebagai bagian dari agama mereka, sebagaimana disebutkan dalam kitab mereka:

لَا دِينَ لِمَنْ لَا تَقِيَّةَ لَهُ
"Tidak ada agama bagi orang yang tidak bertaqiyah."
(Kitab Al-Kafi, 2/219)

Dengan ajaran ini, Syiah berpura-pura menjadi bagian dari Ahlus Sunnah, tetapi di balik itu mereka menyebarkan kebencian terhadap Islam yang sebenarnya.

Bukti Bahwa Taqiyah adalah Dusta

Allah ﷻ berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ
"Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang yang melampaui batas dan pendusta."
(QS. Ghafir: 28)

Sementara Syiah menjadikan kebohongan sebagai bagian dari agama mereka, Islam melarang dusta dalam kondisi apa pun, kecuali dalam keadaan darurat seperti menyelamatkan nyawa.

2. Infiltrasi ke Lembaga Islam

Strategi Syiah lainnya adalah menyusup ke lembaga-lembaga Islam seperti pesantren, masjid, dan organisasi keagamaan. Mereka berpura-pura menjadi Ahlus Sunnah, tetapi diam-diam mereka menyebarkan doktrin Syiah.

Contoh infiltrasi Syiah:
Mendirikan yayasan Islam palsu untuk menarik perhatian umat.
Mengajarkan ajaran Syiah di pesantren-pesantren, terutama yang tidak memiliki pemahaman akidah yang kuat.
Mendukung gerakan radikal dan perpecahan di tengah umat Islam.

Nabi Muhammad ﷺ telah memperingatkan bahaya orang-orang seperti ini:

سَيَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ أَقْوَامٌ يُحَدِّثُونَكُمْ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ
"Akan ada di akhir zaman suatu kaum yang berbicara kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian dengar sebelumnya, baik kalian maupun nenek moyang kalian. Maka berhati-hatilah terhadap mereka."
(HR. Muslim no. 6)

Umat Islam harus waspada terhadap orang-orang yang berpura-pura menjadi bagian dari kita, tetapi sesungguhnya mereka menyebarkan ajaran sesat.

3. Mengutuk dan Menghina Para Sahabat Nabi ﷺ

Syiah mengajarkan kebencian kepada para sahabat Nabi ﷺ, terutama Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Mereka menuduh para sahabat sebagai pengkhianat, padahal Allah sendiri telah meridhai mereka dalam Al-Qur’an:

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ
"Dan orang-orang yang terdahulu lagi pertama-tama (masuk Islam) dari kalangan Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya."
(QS. At-Taubah: 100)

Bagaimana mungkin Allah meridhai mereka, tetapi Syiah malah mengutuk mereka? Ini menunjukkan bahwa ajaran Syiah bertentangan dengan Al-Qur’an.

4. Memalsukan Hadits dan Sejarah Islam

Syiah memalsukan hadits-hadits untuk membenarkan akidah mereka. Salah satu contoh pemalsuan mereka adalah hadits tentang wasiat Nabi ﷺ kepada Ali bin Abi Thalib, yang mereka gunakan untuk mendukung konsep Imamah.

Padahal, hadits tersebut tidak ada dalam kitab hadits Sunni yang shahih. Bahkan, konsep Imamah yang mereka yakini tidak ada dalam Al-Qur’an maupun hadits Nabi ﷺ yang shahih.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
"Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia menempati tempat duduknya di neraka."
(HR. Bukhari no. 109)

Syiah telah memalsukan banyak hadits dan menyebarkan kebohongan atas nama Rasulullah ﷺ.

5. Propaganda di Media Sosial dan Internet

Saat ini, Syiah aktif menyebarkan ajarannya melalui media sosial, website, dan buku-buku Islam palsu. Mereka membuat konten yang seolah-olah Islami, tetapi sebenarnya berisi ajaran Syiah.

Beberapa taktik propaganda mereka:
📌 Membuat akun media sosial berlabel Islam, tetapi diam-diam menyebarkan doktrin Syiah.
📌 Menulis buku-buku yang menyamar sebagai buku Islam, tetapi di dalamnya ada propaganda Syiah.
📌 Membuat kanal YouTube yang membahas sejarah Islam, tetapi isinya penuh kebohongan dan fitnah terhadap sahabat.

Strategi ini sangat berbahaya bagi kaum Muslimin, terutama bagi mereka yang tidak memiliki pemahaman Islam yang kuat.

Kesimpulan: Kenali dan Waspadai Strategi Syiah!

Dari pembahasan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa Syiah adalah ancaman nyata bagi Islam. Mereka menggunakan berbagai strategi untuk menyesatkan umat, di antaranya:

Taqiyah (berbohong atas nama agama)
Infiltrasi ke lembaga Islam
Mengutuk dan menghina sahabat Nabi ﷺ
Memalsukan hadits dan sejarah Islam
Menyebarkan propaganda di media sosial

Sebagai Muslim Ahlus Sunnah, kita harus waspada dan membentengi diri dengan ilmu yang benar. Jangan mudah terpengaruh oleh ajaran mereka, dan sebarkan kebenaran tentang bahaya Syiah kepada umat Islam.

Semoga Allah ﷻ menjaga kita dari kesesatan dan fitnah mereka.



************************
Ayo Gabung dengan Syiahindonesia.com Sekarang Juga!

Artikel Syiah Lainnya

 

Post Comment